Guru merupakan sosok teladan yang nantinya akan mempengaruhi karakter siswanya. Sebagai guru pastinya harus memiliki berbagai motivasi dan inovasi dalam belajar. Guru yang kreatif adalah salah satu guru yang memiliki banyak motivasi, yang dapat disalurkan pada siswa.
Tututan guru agar semakin kreatif dalam mengajar sangat dianjurkan bagi guru yang mengajar pada usia SD. Guru SD tidak hanya menjadi guru yang mengajar di depan kelas, namun dapat merancang konsep belajar yang menarik dan mampu mengembangkan kemampuan diri.
 

Guru Sebagai Cermin

Sebagaimana yang telah diungkapkan pada kalimat di atas, bahwa guru merupakan pencetak karakter anak yang dominan ketika berada di sekolah. Tingkah laku guru ketika mengajar termasuk cara berbicara dan juga cara mendidik tak dapat dilupakan bagi anak didiknya.
Segala sesuatu yang disampaikan guru, baik melalui ucapan, bahkan cara berpakaian menjadi patokan tersendiri dalam berperilaku terutama pada siswa SD. Siswa yang melihat gurunya jika berbicara selalu sopan, maka siswa tersebut juga akan sopan dalam berbicara kepada guru serta teman lainnya.
Begitu juga dengan pakaian yang dikenakan. Karena siswa identik dengan kata meniru apa yang ia lihat, yang didengar, dan yang rasakan.
 

Teknik Kreatif Dalam Mengajar

Kreatif memang merupakan sesuatu yang tidak bisa dibeli. Karena keatifitas muncul dari dalam diri seseorang. Membuat kreatifitas juga perlu memperhatikan beberapa teknik, sehingga dapat diterapkan secara sempurna.
Berikut beberapa teknik mengajar kreatif  yang dapat diterapkan pada siswa SD:
 

1. Gunakan Studi kasus

Berbagai informasi pembelajaran dapat dibaca dan dicari melalui buku yang dipegang oleh siswa ataupun guru. Namun guru juga harus mampu mengaitkan apa yang dipelajari dari buku dengan contoh kasus pada kehidupan sehari-hari.


2. Gunakan Media Sosial

Pada era saat ini siapa yang tidak bisa menggunakan hp? Bahkan anak usia 2 tahun sudah bisa mengoperasikan hp meski hanya menggunakannya untuk melihat youtube.
Pada kesempatan emas ini guru dapat mengaitkan pembelajaran yang dilakukan dengan sosial media yang sering digunakan siswa. Misalnya, guru mengintruksi siswa agar mencari sebuah informasi tentang bencana alam melalui internet yang ada pada genggaman, maka siswa akan mencari dan juga belajar dengan menggunakan media tersebut.
 

3. Gunakan Metode Diskusi yang Asik

Diskusi menjadi sebuah metode yang sudah tidak baru lagi bagi siswa. Namun diskusi yang asik dan menyenangkan hanya dapat terjadi jika dipandu oleh guru yang kreatif. Tekankan peran guru sebagai fasilitator dalam kegiatan diskusi, sehingga siswa akan sepenuhnya melakukan pembelajaran dengan teman diskusinya.
 
 
 
Hal kreatif memang tidak bisa dibuat-buat semuanya muncul secara alami dalam diri seorang pendidik. Namun menjadi guru kreatif adalah sebuah pilihan, yang jika kita memilihnya, maka akan tercipta pembelajaran yang luar biasa dan akan menghasilkan generasi emas yang luar biasa pula. dan Guru yang hebat akan selalu punya banyak cara atau strategi di tiap tahunnya, sehingga anak tidak menjadi bosan. Salam Kreatif ! 

By cine

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *